220822
Beberapa waktu dalam satu hari ini aku menyendiri di beberapa tempat. Aku berteman sepi. Hanya aku dan aku. Aku merasa tenang dan gusar dalam bersamaan. Aku kebingungan. Aku suka sepi, tapi aku tak sanggup sendiri. Aku tetap saja membuka ponsel dan mengecek whatsapp. Aku sadar, aku butuh teman. Aku butuh kamu.
Aku sempat memikirkan untuk hidup sendiri. Meniti jalan sepi seperti dalam puisi sabana nya Umbu Landu. Namun, barangkali memang aku tak akan sanggup. Aku spesies manusia biasa. Aku Homo Socius. Aku butuh kamu.
Ketika membaca Norwegian Wood nya Murakami, aku merasa mudah saja menjadi seperti toru watanabe. Tapi nyatanya tidak. Aku seakan Dr.Tokai dalam An Independet Organ di Men Without Women. Aku tak sanggup sendiri. Aku butuh kamu.
Aku ingin menangis bersamamu. Tertawa bersamamu. Hidup bersamamu. Jika sanggup, aku akan bercerita hingga 1001 malam seperti syahrazad. Jika tidak, aku akan diam, tapi mohon biarkan aku dalam pelukmu. Satu malam saja, dan kamu boleh bunuh aku keesokan harinya. Sebab aku butuh kamu.
Siapapun kamu.