070922

Hai, Sudah sangat lama aku tidak bercerita. Aku sempat relapse, namun kini aku sudah baik-baik saja. Ah tidak, barangkali selamanya aku memang baik-baik saja. Tak ada yang perlu ditakuti atau dicemaskan, sebab semua sama saja. Sedih dan Senang adalah fana. Cintaku padanya pun tak abadi. Keabadian hanya omong kosong Sapardi, dan beliau sudah mati(Semoga beliau tenang dalam damai).

Aku kini sudah tak lagi KKN. Aku menempuh tahap baru bernama PLP. Apa itu? entahlah. Bodoamat dengan urusan duniawi. Aku hanya ingin menikmati apapun, dan dalam PLP ini aku menikmatinya sebagai sarana nostalgia dan bertemu dengan guru-guruku. Orangtua keduaku. Bertemu dan bersalaman dengan mereka memberiku daya hidup baru. Aku bisa saja mati kapanpun, dan daya hidup ini memberiku keinginan melawan, Aku Mau Terus Hidup.

Aku pernah dengar bahwa hidup hanyalah permainan. Setiap makhluk hidup menikmati permainan. Homo Ludens, manusia adalah makhluk bermain. Aku mencoba menjadi pemain sejati. Seperti dalam The Gambler nya Dostoevsky, bermain bukan tentang menang atau kalah, sebab keduanya memberikan kenikmatan yang sama. Aku boleh di atas atau di bawah. Takdir boleh terus berputar dan bertukar. Tapi aku adalah pemain. Aku menikmati segalanya tanpa tawar.